Membahas Tentang Tips dan Trick Kesehatan Beserta Segala Macam Jenis Penyakit

Berbagai Cara Pengobatan Non Medis Yang Beragam

Artikel terkait : Berbagai Cara Pengobatan Non Medis Yang Beragam

Pengobatan Nonmedis atau Alternatif sering dilakukan jika pengobatan medis sudah tidak dapat ditempuh. Melakukan pengobatan nonmedis atau alternatif merupakan upaya yang dilakukan untuk mendapat kesembuhan. Di sini, hadir artikel tentang pengonatan nonmedis atau alterbatif.

Berbagai Cara Pengobatan Non Medis Yang Beragam
Berbagai Cara Pengobatan Non Medis Yang Beragam

Saat ini, pengobatan nonmedis atau alternatif semakin marak dilakukan. Banyak orang beralih dari pengobatan medis menjadi pengobatan alternatif yang saat ini juga mulai banyak ditawarkan. Pengobatan alternatif sudah mulai banyak bermunculan di berbagai kota-kota besar. Tidak hanya di desa-desa, pengobatan nonmedis ini juga banyak diminati oleh warga perkotaan.

Dalam perkembangannya, pengobatan non medis atau pengobatan alternatif ini dilakukan dengan berbagai macam cara. Cara-cara yang digunakan dalam pengobatan non medis atau alternatif ini sangat beragam, seperti pengobatan dengan obat herbal, pengobatan melalui pijat refleksi dan lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa cara atau teknik dalam pengobatan alternatif yang bisa kita temui di Indonesia:

Pengobatan Non Medis dengan Pijat Refleksi

Pijat refleksi merupakan ilmu yang mempelajari tentang pijat di titik-titik tubuh tertentu. Pijat ini dilakukan dengan menggunakan tangan atau benda-benda lain berupa kayu, plastik, atau pun karet. Biasanya praktisi pijat sebelumnya telah memiliki pengetahuan saraf-saraf manusia, yang masih berhubungan dengan pengobatan tusuk jarum.

Pengobatan ini banyak dijumpai di tempat-tempat pijat relaksasi dan di toko-toko sinshe. Umumnya pengobatan yang dilakukan adalah untuk mengobati penyakit-penyakit yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari, seperti sakit jantung, sakit lambung atau pencernaan, penyakit kulit, patah tulang, dan lain sebagainya.

Metode pengobatan pijat refleksi ini sangat dikenal luas di kalangan masyarakat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pijat refleksi ini menggunakan tongkat kecil atau kayu yang digunakan untuk memijat titik-titik syaraf tertentu. Selain untuk mengendorkan syaraf, pijat refleksi dapat berfungsi untuk memperlancar peredaran darah.

Bagian titik-titik syaraf tertentu yang diperkirakan mengalami gangguan kesehatan akan terasa sakit jika ditekan atau dipijat dengan menggunakan kayu atau ujung jari. Namun, jika bagian titik-titik syaraf tersebut tidak mengalami gangguan, bagian syaraf tersebut tidak akan terasa sakit.

Pijat refleksi sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah. Hal ini bisa dilakukan jika Anda mengetahui titik-titik syaraf yang harus dipijat. Anda juga bisa membeli berbagai buku petunjuk pijat refleksi lengkap beserta gambar titik-titik syaraf untuk mempermudah pemijatan. Contohnya, jika Anda mengalami sakit kepala, titik syaraf yang harus dipijat adalah bagian sela jari antara ibu jari dan telunjuk.

Informasi-informasi mengenai pemijatan refleksi ini bisa dipelajari oleh masyarakat luas, yang paling penting adalah mengetahui titik syaraf di bagian seluruh tubuh.

Pengobatan Alternatif dengan Tusuk Jarum

Secara umum, tusuk jarum dapat didefinisikan sebagai cara pengobatan yang menggunakan jarum tusuk. Jarum tusuk ini digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang dialami oleh manusia. Cara pengobatan tusuk jarum ini adalah dengan cara menusukkan pada bagian tertentu di tubuh manusia. Hal ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit sekaligus mengobati penyakit yang bersarang pada tubuh.

Pengobatan dengan menggunakan tusuk jarum ini dapat digolongkan ke dalam ilmu fisikoterapi atau cara pengobatan menggunakan tenaga fisik. Pengobatan ini dilakukan tanpa penggunaan bahan kimia atau ramuan lainnya. Kategori pengobatan ini bisa disamakan dengan terapi radiasi atau panas.

Pengobatan dengan menggunakan metode tusuk jarum ini hanya memerlukan suatu rangsangan atau stimulan yang merangsang sistem regulasi tubuh. Hal ini dilakukan agar sistem regulasi tubuh dapat bekerja lebih baik bila ditemukan suatu keganjilan dalam tubuh.

Sebenarnya yang bekerja pada pengobatan ini adalah sistem tubuh itu sendiri, dan bukan dari tusuk jarumnya. Oleh karena itu, tusuk jarum sangat aman untuk dipilih dalam metode pengobatan nonmedis atau alternatif. Hal ini dikarenakan tusuk jarum hanya membantu memperbaiki kondisi yang terganggu, dan tidak bersifat memaksa atau permanen.

Pengobatan tusuk jarum ini diperkirakan telah dikenal masyarakat Cina sejak ratusan tahun yang lalu. Tusuk jarum ini merupakan metode pengobatan yang menginjeksi tubuh pada titik-titik syaraf tertentu. Tusuk jarum sering juga disebut sebagai akupuntur. Sebagian dari metode akupuntur terkadang juga digabungkan dengan pengobatan medis.

Pengobatan Non Medis dengan Menggunakan Herbal

Obat herbal merupakan obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Dengan bahan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan ini maka dapat dipastikan bahwa obat ini tidak memiliki efek samping seperti obat-obatan kimia pada umumnya.

Obat herbal juga disebut dengan Phytomedicine atau obat-obatan botani, artinya bahan dasar dari obat-obatan herbal ini berasal dari ekstrak tanaman yang bisa dijadikan obat. Penggunaan obat herbal ini telah dikenal dan banyak digunakan sejak zaman dahulu. Hal ini dikarenakan obat herbal memiliki khasiat yang manjur dan ampuh.

Sejarah perjalanan obat herbal ini diawali dari jamu Cina, jamu ayurveda, dan jamu barat yang menyebar dari Yunani, Roma, dan Eropa. Setelah menyebar di beberapa negara tersebut, kemudian jamu-jamuan ini secara bertahap bergabung di Amerika Utara dan Selatan.

Obat herbal ini memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai penyakit, dari mulai penyakit yang ringan, seperti flu, sampai berbagai penyakit berat lainnya, seperti penyakit darah tinggi, asma, nyeri, gangguan kardiovaskular, kanker, dan lain sebagainya.

Saat ini, obat-obatan herbal juga banyak diminati. Manfaatnya juga telah banyak terbuktikan. Untuk lebih memudahkan mengonsumsinya, obat herbal ini dikemas dalam bentuk kapsul, bubuk instan, atau pun cair. Pembuatan dari obat herbal ini juga dipisahkan berdasarkan jenis-jenis penyakitnya.

Selain itu, pemisahan obat herbal ini juga dilakukan dengan cara penggunaannya untuk memudahkan konsumen. Saat ini, obat herbal dijual dengan harga yang cukup terjangkau di pasaran, sehingga semua kalangan masyarakat dapat membelinya.

Pengobatan Nonmedis atau Alternatif dengan Jamu

Jamu merupakan sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan ini jamu sering juga disebut dengan obat herbal atau obat yang berasal dari bahan alami.

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan, seperti rimpang atau akar-akaran, daun-daunan, kulit batang, dan buah. Ada juga yang menggunakan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau tangkur buaya untuk membuat jamu sebagai pengobatan alternatifnya.

Jamu biasanya terasa pahit, sehingga memerlukan bahan tambahan sebagai penetral rasa pahit tersebut. Bahan tambahan untuk menetralkan rasa pahit ini adalah dengan menambahkan madu atau bisa juga dengan minuman yang dicampur dengan ekstrak jahe dan gula merah.

Diberbagai kota besar, terdapat profesi penjual jamu gendong yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman sehat dan menyegarkan. Selain itu, jamu juga diproduksi di pabrik-pabrik jamu oleh perusahaan besar seperti Jamu Air Mancur, Nyonya Meneer atau Djamu Djago, dan dijual di berbagai toko obat dalam kemasan sachet. Jamu jenis ini bisa dikonsumsi setelah dilarutkan dengan air panas terlebih dahulu, setelah itu baru lah jamu siap untuk dikonsumsi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jamu dibuat dari tanaman rempah-rempah. Tanaman rempah-rempah ini bisa ditemukan dengan mudah di sekitar rumah. Biasanya jamu disajikan dengan cara dibuat minuman atau bisa juga berupa serbuk instant yang dihaluskan dan siap saji. Bentuk jamu bisa dibuat dalam bentuk cair atau dikeringkan. Jamu yang dikeringkan bisa awet dalam jangka waktu yang cukup lama.

Obat tradisional ini juga bisa dihasilkan dari buah atau bunga, baik untuk digunakan sebagai obat dalam maupun obat luar, seperti obat oles untuk luka atau keseleo. Untuk obat dalam, biasanya jamu ini bisa dikonsumsi secara langsung atau bisa juga ditumbuk dan dijadikan sebagai minuman. Untuk obat luar, tanaman rempah-rempah ini biasanya digunakan dengan cara mengoleskannya atau diurutkan.

Pengobatan Nonmedis atau Alternatif dengan Bekam

Bekam merupakan suatu metode pengobatan yang telah ada sejak zaman dahulu. Saat ini, bekam sudah populer di kalangan masyarkat Indonesia. Metode bekam ini tidak ada bedanya dengan metode mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh yang dilakukan pada titik tertentu.

Pada dasarnya, bekam ini terdiri atas dua macam, yaitu bekam kering dan bekam basah.

Bekam kering merupakan pembekaman yang dilakukan tanpa proses penyayatan untuk mengeluarkan darah kotor, sedangkan bekam basah dilakukan penyayatan namun tidak sampai ke syaraf. Dalam penyayatan ini biasanya dilakukan oleh pembekam yang sudah mahir.

Semua alat yang digunakan dalam pembekaman harus lah steril dan bersih. Hal ini untuk menghindari bakteri atau penyakit masuk dalam celah pori-pori yang mengeluarkan darah kotor dalam tubuh.

Demikian lah pembahasan mengenai pengobatan nonmedis atau alternatif yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Artikel Kesehatan Kita Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>

Copyright © Kesehatan Kita All rights reserved | Design by OnlinePlus - Tips Blogging & Blogger